JAYAPURA – Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua memusnahkan dua granat yang diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II di Lanud Silas Papare, Kabupaten Jayapura, Papua. Proses disposal dilakukan setelah kedua benda berbahaya tersebut ditemukan di area tempat pembuangan sampah.
Granat tersebut pertama kali ditemukan oleh dua personel Yonko 481 Kopasgat saat membuang sampah pada Sabtu (27/6/2026). Menyadari benda yang ditemukan diduga merupakan bahan peledak, keduanya segera melaporkan temuan itu kepada pihak berwenang.
Tim Jibom bersama personel TNI Angkatan Udara kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kedua granat. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa keduanya merupakan granat jenis nanas tipe 97 yang diduga berasal dari masa Perang Dunia II.
Kasie Humas Polres Jayapura AKP Priyono menjelaskan kedua granat sudah tidak memiliki sistem pengaman. Kondisi tersebut membuat benda itu sangat berbahaya apabila dipindahkan ke lokasi lain.
Atas dasar pertimbangan keselamatan, Tim Jibom memutuskan melakukan pemusnahan langsung di lokasi penemuan. Langkah itu dipilih untuk menghindari potensi ledakan yang dapat membahayakan petugas maupun masyarakat sekitar.
Proses disposal berlangsung sekitar pukul 16.30 WIT dan berjalan aman sesuai standar operasional penanganan bahan peledak. Setelah pemusnahan selesai, petugas melakukan penyisiran guna memastikan tidak ada lagi material berbahaya yang tertinggal.
Berdasarkan hasil identifikasi, masing-masing granat memiliki berat sekitar satu kilogram dengan diameter sekitar lima sentimeter dan panjang sekitar sepuluh sentimeter. Meski telah berusia puluhan tahun, kondisinya masih berpotensi menimbulkan ledakan.
Polres Jayapura mengapresiasi sinergi antara TNI AU, Brimob, dan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan temuan tersebut. Koordinasi yang baik membuat proses pengamanan hingga pemusnahan berjalan lancar tanpa menimbulkan korban.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau membuka benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak maupun peninggalan perang. Warga diminta segera melaporkan temuan tersebut kepada aparat agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki keahlian khusus.Informasi tambahan bingung nyari slot gacor main di AYAMTOTO
