Friday, 11 September 2026

Medan-Belgia Buka Peluang Kerja Sama, dari Bus Listrik hingga Hilirisasi Kakao Sumut

0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

MEDAN – Kota Medan membuka peluang kerja sama strategis dengan Belgia. Penjajakan tersebut mencakup sejumlah sektor yang berkaitan langsung dengan pembangunan kota dan penguatan ekonomi daerah.

Peluang kerja sama itu dibahas saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, David Jordens. Pertemuan berlangsung di Balai Kota Medan, Senin, 24 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara Kota Medan dan Belgia. Selain itu, kedua pihak membahas potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan pada sejumlah bidang.

Medan Dorong Transportasi Ramah Lingkungan

Rico memperkenalkan Medan sebagai ibu kota Sumatera Utara sekaligus salah satu pintu gerbang internasional di Pulau Sumatra. Posisi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun hubungan dan kerja sama dengan mitra internasional.

Dalam pertemuan itu, sektor transportasi menjadi salah satu pembahasan utama. Pemko Medan tengah mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk mendukung transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Pengembangan Bus Rapid Transit atau BRT menjadi salah satu langkah yang dilakukan Pemko Medan. Sistem tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong penggunaan transportasi yang lebih berkelanjutan.

Selain transportasi, pengelolaan sampah juga masuk dalam pembahasan. Pemko Medan tengah menjajaki konsep waste to energy sebagai salah satu pendekatan untuk mengolah sampah sekaligus memanfaatkan potensi energinya.

Pendidikan dan kesehatan turut menjadi sektor yang dibicarakan. Kedua bidang tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Medan dan mitra dari Belgia.

Peluang UMKM Masuk Pasar Internasional

Rico juga memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Medan. Menurutnya, produk lokal memiliki peluang untuk dikembangkan dan diperkenalkan ke pasar internasional.

Salah satu sektor yang disoroti adalah produk fesyen. Pemko Medan terus mendorong pengembangan fesyen yang menggabungkan unsur budaya lokal dengan desain modern.

Dengan pendekatan tersebut, produk kreatif dari Medan diharapkan dapat memiliki nilai tambah. Pada saat yang sama, pelaku UMKM juga berpeluang memperluas pasar melalui jaringan kerja sama internasional.

Sementara itu, David Jordens menyampaikan ketertarikannya terhadap posisi strategis Kota Medan. Ia menyebut Medan sebagai kota pertama di Pulau Sumatra yang dikunjunginya sejak mulai bertugas di Indonesia pada awal Agustus 2026.

Menurut David, posisi Medan sebagai pintu gerbang menuju berbagai wilayah di Sumatra menjadi salah satu alasan kunjungannya. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang untuk memperkuat hubungan diplomasi dan bisnis.

Belgia Soroti Potensi Kakao Sumatera Utara

David juga menyampaikan rencana untuk mengaktifkan kembali Konsul Kehormatan Belgia di Medan. Konsul tersebut sebelumnya pernah ada, tetapi tidak lagi aktif.

Menurut David, keberadaan Konsul Kehormatan dapat membantu memperlancar hubungan diplomasi. Selain itu, jalur tersebut dapat mendukung hubungan bisnis serta interaksi antara masyarakat kedua pihak.

Pembahasan kemudian mengarah pada potensi komoditas kakao Sumatera Utara. Belgia memiliki pengalaman dalam industri cokelat sehingga terdapat peluang untuk mengembangkan kerja sama pada sektor tersebut.

Potensi tersebut dapat diarahkan pada pengembangan hilirisasi kakao. Dengan begitu, komoditas daerah tidak hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi juga memiliki peluang menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi.

Meski demikian, pertemuan tersebut masih berada pada tahap penjajakan. Belum ada informasi mengenai penandatanganan perjanjian kerja sama konkret dalam pertemuan tersebut.

Ke depan, berbagai peluang yang dibahas dapat menjadi dasar untuk pembicaraan lebih lanjut. Kerja sama Medan dan Belgia diharapkan dapat berkembang pada sektor transportasi, lingkungan, pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, serta komoditas unggulan.

Pertemuan ini sekaligus menunjukkan upaya Pemko Medan membuka koneksi internasional. Dengan potensi tersebut, Medan berpeluang memperkuat perannya sebagai salah satu pusat ekonomi dan pintu gerbang internasional di Sumatra.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %