Sunday, 26 July 2026

Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang

0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

DELI SERDANG – Polisi akhirnya mengungkap motif di balik aksi penganiayaan yang dilakukan dua pak ogah terhadap seorang wanita hamil dan suaminya di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat.

Dari hasil penyelidikan, kedua pelaku diduga melakukan penganiayaan karena tersinggung setelah korban menolak memberikan uang dan menegur aksi mereka di jalan. Insiden itu pun berujung cekcok hingga terjadi tindak kekerasan.

Kapolresta Deli Serdang menyebutkan bahwa kedua pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kronologi lengkap serta kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam kasus tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat pasangan suami istri melintas di salah satu ruas jalan di Deli Serdang. Korban didatangi oleh dua pria yang biasa mengatur arus lalu lintas secara tidak resmi atau dikenal sebagai pak ogah.

Menurut keterangan korban, situasi memanas setelah terjadi adu mulut. Kedua pelaku kemudian diduga melakukan penganiayaan terhadap pasangan tersebut, termasuk wanita yang sedang dalam kondisi hamil.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan trauma. Mereka kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

Polisi bergerak cepat dengan mengumpulkan keterangan saksi serta rekaman video yang beredar di media sosial. Hasil penyelidikan mengarah kepada identitas pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan wanita hamil sebagai korban kekerasan. Masyarakat berharap aparat penegak hukum memberikan tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami tindak kekerasan atau gangguan keamanan di jalan raya. Polisi juga menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan warga.

Dengan terungkapnya motif penganiayaan ini, aparat berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan rasa keadilan bagi para korban.

Baca Juga : Dolar AS Menguat, Binsar Desak Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Ciptakan Lapangan Kerja

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %